Hujan menebal jendela
Semarang, Solo..., makin dekat saja
Menangkup senja.
Menguak purnama.
Caya menyayat mulut dan mata.
Menjengking kereta. Menjengking jiwa,
Sayatan terus ke dada.
15 Maret 1944
Binatang jalang yang ingin hidup seribu tahun lagi tetapi akhirnya sadar bahwa hidup hanya menunda kekalahan